Assalamualaikum Wr.Wb
Selamat Pagi saudara-saudaraku, Selamat hari jumat yang penuh barokah insyaAllah :)
Kullu Nafsin Dzaa Iqotul Maut
"Setiap yang bernyawa akan mengalami kematian"
Tentang Kematian, semua manusia pun akan memikirkan hal ini, suatu hal yang pasti terjadi pada setiap manusia di dunia yang sementara ini.
Kematian mempunyai banyak sisi arti didalam kehidupan, kematian adalah suatu kepastian yang akan terjadi, musibah, kesedihan untuk keluarga yang di tinggalkan, juga dalam islam arti mati adalah keluarnya ruh dari jasad, serta banyak arti disisi lain yang sangat perlu untuk kita renungi.
Hidup di dunia ini hanya semnetara, apapun yang ada didiri kita saat ini hanyalah titipan saja, titipan yang perlu diimbangi dengan tanggung jawab.
Kelak kita akan diminta pertanggung jawabanNya, setelah jasad kita sudah berpisah dengan ruh kita atau yang disebut dengan kematian tadi.
Coba kita renungkan baik-baik apa saja yang telah kita perbuat selama ada di dunia ini, apa saja yang telah kita lakukan , lebih banyak mana antara perbuatan yang baik dengan perbuatan yang buruk?! Ataukah lebih banyak untuk menyakiti orang lain, tetangga, saudara, orangtua bahkan diri sendiri?! Pikirkanlah, renungkanlah. Aneh memang sejauh ini kita jarang bahkan banyak pula yang tidak ingat bahwa "sesungguhnya kematian didepan kita"
kita masih sibuk dengan kenikmatan dunia, masih senang dengan berfoya-foya, menghambur-hamburkan uang (padahal yang berlebih itu tidak baik, dan Allah sangat tidak suka dengan hambaNya yang melakukan pemborosan atau berlebihan dari segi apapun.)
Beribadah, sedekah, Solat wajib maupun sunah, melakukan puasa-puasa, hingga umroh dan pergi Haji, itu memang lebih dianjurkan dan wajib ketimbang dengan berfoya-foya atau melakukan yang sifatnya berlebihan!
Marilah kita lebih mendekatkan diri kepada yang kuasa Allah SWT, lebih kita renungkanlah lagi sifat-sifat kita sekarang, mari perbaikilah keadaan kita yang belum bahkan jauh dari mengikuti anjuran sunnah dan hadditsNya, manusia tidak ada yg sempurna, karena kesempurnaan itu hanyalah milik Allah SWT saja, hanya dia yang berhak menentukan semuanya termasuk kematian kita yang sebentar lagi mendekat.
Saudara-saudaraku mari kita lihat lagi kedepan, akan tiba saatnya dimana kamu akan sendirian di tempat yang gelap, hanya berhiaskan tanah saja, ditemani oleh binatang-binatang yang berada di tanah, dan jikala memang kita rajin untuk membaca Al-Quran makan kita akan diterani olehnya, demikian pula akan ada saatnya nanti kita akan memasuki alam kubur (alam barzakh), sampai datangnya hari kebangkitan. Lalu kita akan dikumpulkan di padang mahsyar untuk menhadapi perhitungan (hisab). Dan kita akan menerima keputusan dari Allah, apakah kita akan bahagia dalam surga ataukah akan sengsara di neraka?!.
Satu hari saja dalam kehidupan akhirat itu adalah limapuluh ribu tahun kehidupan di dunia, dari situ kita bisa lihat betapa pendeknya kehidupan manusia yang tidak ada sepersekian puluh ribu dari hari kehidupan akhirat.
Begitu banyak ayat dalam Al-Quran yang menceritakan tentang kematian, dan memang tidak ada satu orangpun yang mengingkarinya, namun mengapa kebanyakan dari kita tidak menjadikan kematian sebagai peringatan agar lebih bersiap-siap menuju kehidupan yang lebih kekal abadi dan kebahagiaan dalam surga.
"Manusia yang sebenar-benarnya buta adalah mereka yang hidup tanpa dapat melihat adanya kematian dihadapan mereka." (Ust. Hishamuddin AbdulAziz)
Astagfirullah....
Astagfirullah....
Astagfirullah....
Astagfirullah....
Sesungguhnya apa yang kita miliki itu adalah amanah yang harus kita jaga dengan sebaik-baiknya.
Kesehatan, kecantikan, harta yang melimpah, otak yang pintar itu adalah termasuk amanah yang harusnya kita jaga..
Apa yang kita punya itu bisa menjadi pahala, bahkan bisa menjadi boomerang untuk kita sendiri, karena kita tidak bisa menjaganya dengan baik.
Kita itu hanya bisa berusaha sebaik-baiknya dan berdoa juga beribadah dengan khusyuk.
Tidak ada yang pantas untuk kita banggakan, pamerkan hingga sombongkan kepada orang lain, karena hak paten itu hanya punya Allah SWT.
" Ya Allah, perbaikilah agamaku yang menjadi pelindung urusanku, perbaikilah duniaku yang menjadi penghidupanku, perbaikilah akhiratku yang menjadi tempat kembaliku, jadikanlah hidup ini sebagai kesempatan menambah setiap kebaikan dan jadikanlah mati sebagai istirahat dari semua kejahatan. " (HR.Muslim)
Barang siapa yang menginginkan pelindung, maka Allah cukup baginya.
Barang siapa yang menginginkan teladan, maka Rasulullah cukup baginya.
Barang siapa yang menginginkan pedoman hidup, maka Al-Quran cukup baginya.
Barang siapa yang mengingingkan peringatan, maka kematian cukup baginya.
Allah SWT berfirman : "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan kedalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."
(QS. Al-Imran:185)
Barakallahufikum..
Wassalam :)











No comments:
Post a Comment